19 Tujuan Wisata Favorit di Turki

Turki sebagai salah satu negara yang memiliki keunikan dan dikenal sebagai negara dengan perpaduan antara peradaban Asia dan Eropa ini dulunya kurang begitu menarik wisatawan Indonesia. Seiring berjalannya waktu, beberapa waktu terakhir kita tahu bahwa serial Turki menjamur di tanah air dan banyak kalangan yang menyukai drama tersebut. Hal ini otomatis membuat banyak masyarakat Indonesia penasaran dan mulai melirik tempat wisata di Turki ketika liburan datang.

Topkapi Palace

Topkapi PalaceWisata sejarah yang unik dan apik untuk dikunjungi selama di Turki adalah Topkapi Palace yang dikenal sebagai museum. Museum ini dulunya merupakan sebuah tempat tinggal yang dihuni oleh Sultan Ottoman Turki. Pembangunan dari kompleks istana ini pun dilakukan pada tahun 1459, yaitu tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Mehmed II. Kompleks istana yang sudah sekitar 400 tahun digunakan oleh para sultan Ottoman Turki ini rupanya juga memiliki fungsi sebagai pusatnya pemerintahan selain dari fungsi tempat tinggal pemerintah.

Fasilitas lengkap pun didapati di Topkapi Palace ini yang tujuannya adalah supaya segala kebutuhan penghuni istana dapat terpenuhi. Fasilitas tersebut meliputi beberapa sekolah, asrama, rumah sakit, masjid, perpustakaan, taman dan juga tangki air raksasa yang ada di bawah tanah atau disebut juga dengan Basilica Cistern.

  • Topkapi Palace buka dari hari Rabu hingga Senin dari jam 9 pagi sampai 4 sore, kecuali hari Selasa yang rutin tutup.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk ke museum Topkapi sebesar 20 TL atau sekitar Rp 90 ribu, sementara untuk masuk ke Harem dikenakan 15 TL atau sekitar Rp 67 ribu.

Hippodrome

HippodromeSebagai lokasi yang dulunya pernah digunakan sebagai tempat pacuan kuda pada zamannya kekaisaran Romawi, Hippodrome kini lebih dikenal sebagai sebuah taman yang bisa ditemukan saat berjalan-jalan di Istanbul. Nama lain dari Hippodrome ini adalah Sultanahmet Square dan letaknya sama sekali tidak jauh dengan obyek wisata lainnya, seperti Hagia Sophia, Blue Mosque, serta Basilica Cistern.

Sebenarnya, bangunan Hippodrome lama sudah tidak eksis lagi dan yang wisatawan bisa lihat di kawasan ini hanyalah 1 pilar dan 2 obelisk.

Dolmabahce Palace

Dolmabahce PalaceSatu lagi istana yang patut dikunjungi apabila sempat berkeliling di Distrik Besiktas yang ada di ibukota Turki. Istana yang dikenal sebagai istana kesultananan Ottoman Turki ini letaknya persis di tepi garis pantai selat Bosphorus dan bangunan ini berfungsi utama sebagai pusat administratif pemerintahan kesultananan Ottoman yang terjadi di masa lampau, yaitu dari tahun 1856 sampai dengan 1922. Selesainya pembangunan istana ini adalah di tahun 1856 yang pada waktu itu masih diperintah oleh Sultan Abdulmecid I.

Menilik dari gaya arsitekturnya, Dolmabahce Palace jelas berbeda dengan Topkapi Palace yang lebih cenderung menonjolkan arsitektur klasik Ottoman melalui keramiknya dan hiasan ukiran. Dolmabahce justru menunjukkan gaya arsitektur Baroque yang sarat akan kemewahan dan kemodernan di mana emas serta kristal amat mendominasi segi dekorasi bangunan. Istana ini begitu mirip seperti istana Perancis dan Inggris.

  • Dolmabahce Palace buka setiap hari kecuali pada hari Senin dan Kamis dengan jam operasional jam 9 pagi sampai 3 sore.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk ke istana ini sebesar 20 TL atau bila dirupiahkan sekitar 90 ribu.

Blue Mosque (Masjid Biru)

Blue Mosque (Masjid Biru)Sebetulnya ada nama lain yang menjadi sebutan bagi bangunan ini, yakni Masjid Sultan Ahmet, namun orang-orang lebih mengenalnya dengan Blue Mosque atau Masjid Biru dikarenakan hiasan dinding interior gedung masjid ini menggunakan keramik berwarna biru yang jumlahnya sampai 20 ribu keping. Pembangunan dari masjid ini adalah di tahun 1616 tepat saat Sultan Ahmed I memerintah pada waktu itu. Masjid yang menawarkan perpaduan gaya arsitektur klasik Ottoman dan Islam ini mempunyai 8 kubah sekunder dan 1 kubah utama berikut 6 menara.

  • Pengunjung tidak usah merogoh kocek berapapun ketika akan masuk ke dalam Blue Mosque.
  • Jika Anda adalah seorang pengunjung wanita, silakan menutupi bagian kepala dengan kerudung. Walau tidak membawa, ada kerudung yang disediakan di bagian pintu masuk dan tidak perlu membayar.
  • Saat berada di dalam masjid, pengunjung perlu menjaga ketenangan dan tidak menggunakan flash ketika memotret. Dilarang mengabadikan orang-orang yang tengah bersembahyang di dalam.
  • Blue Mosque ini buka setiap hari selama 24 jam sehingga jam kunjungan bisa lebih fleksibel.

Hagia Sophia

Hagia SophiaTempat wisata yang juga dengan nama Aya Sofya merupakan sebuah gedung cantik bekas masjid dan gereja yang kini dibuka sebagai museum. Melirik pada bagian arsitektur bangunan, gaya yang ditonjolkan adalah Hagia Sophia yang pembangunannya ada di tahun 532-537 yang perancangannya dilakukan oleh 2 ilmuwan Yunani. Hagia Sofia ini sebenarnya dulunya adalah sebuah gereja Orthodox sejak selesai dibangun, namun berubah fungsi yang kemudian menjadi sebuah masjid ketika Konstatinopel (kini telah berubah menjadi Istanbul) mengalami kejatuhan dan dikuasai oleh Kekaisaran Ottoman yang pada waktu itu diperintah oleh Sultan Mehmed II.

  • Hagia Sophia Museum buka setiap harinya dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam pada jadwal musim panas, sedangkan untuk jadwal musim dingin museum ini buka dari jam 9 pagi sampai 5 sore saja.
  • Pengunjung dikenakan tiket masuk dengan biaya sebesar 30 TL atau sekitar Rp 135 ribu.

Basilica Cistern

Basilica CisternLokasi wisata lainnya di Turki yang sama sekali tidak boleh dilewatkan adalah Basilica Cistern yang merupakan sebuah tangki air yang ada di bawah tanah dan jelas bahwa tempat ini begitu kuno sebab didirikan oleh Kaisar Justinian di abad ke-6. Fungsi dari tangki air ini tentunya adalah untuk menampung air yang bakal dimanfaatkan oleh penghuni Istana Konstatinopel serta Topkapi Palace. Dulunya bangunan ini adalah sebuah gereja basilika sebelum akhirnya tangki air bawah tanah diubah menjadi tangki air bawah tanah, oleh sebab itu diberi nama Basilica Cistern.

  • Basilica Cistern ini buka setiap hari dan menerima pengunjung dari jam 9 pagi hingga setengah 7 malam.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar 10 TL atau sekitar Rp 45 ribu.
 

Maiden’s Tower

Maiden’s TowerObyek lainnya yang bisa ditemukan di Istanbul saat berlibur di Turki adalah sebuah menara yang terdapat di pulau kecil di tengah selat Bosporus yang bernama Maiden’s Tower. Terletak di sisi barat Distrik Uskudar dengan jarak 200 meter dari bibir pantai daerah Salacak, Maiden’s Tower ini pada dasarnya digunakan sebagai menara pengawas yang diubah fungsinya menjadi mercusuar, dan kini diketahui bahwa di lokasi ini terdapat kafe dan restoran.

  • Maiden’s Tower buka setiap hari sekitar jam 9.15 pagi hingga setengah 7 malam. Namun hari dan jam operasional bisa sewaktu-waktu berubah tergantung hari libur nasional.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk dengan besar 20 TL atau sekitar Rp 90 ribu.

Jembatan Galata

Jembatan GalataLokasi yang juga dikenal dengan sebutan Galata Bridge ini termasuk di dalam sejumlah jembatan yang melalui teluk Kolden Horn dan berlokasi di Istanbul. Ada dua distrik yang dihubungkan oleh jembatan ini, yakni Distrik Sirkeci dan Distrik Eminonu yang berada di kota tua Istanbul dengan Distrik Beyoglu dan Karakoy yang berada di Istanbul baru dan modern.

Tidak hanya pemandangan laut indah saja yang ditawarkan oleh jembatan ini, namun para pengunjung juga bisa bersantai dengan duduk di tepi dermaga dan berwisata kuliner menikmati misir dan simit yang adalah jajanan khas Turki.

Galata Tower

Galata TowerObyek wisata yang pas disambangi bersama keluarga adalah Galata Tower yang merupakan sebuah menara dengan bentuk silinder dan termasuk bangunan kuno di Turki. Meski adalah bangunan tua, menara batu ini memiliki 9 tingkat di mana di lantai atasnya ada sebuah kafe, rumah makan, dan klub malam yang menambah pemandangan indah dari pusat ibukota. Pada dasarnya, Galata Tower yang terletak di Distrik Beyoglu, tepatnya di Galata ini pada zaman dahulu kala adalah sebuah bagian dari benteng di Konstantinopel milik koloni Republik Genoa.

Tersedia 2 elevator yang bisa dinaiki oleh para pengunjung demi bisa menikmati puncak menara. Galata Tower ini memiliki puncak yang didesain dengan bentuk kerucut sehingga keunikannya ini menjadikannya sebagai salah satu landmark paling terkenal di Turki. Para wisatawan biasanya menjadikan menara ini sebagai latar belakang pada foto mereka, jadi Anda pun bisa mencobanya. Bahkan ada sejumlah gang kecil yang tidak jauh dari menara yang sangat layak untuk dijelajahi.

  • Gelata Tower buka setiap hari yaitu dari jam 9 pagi hingga setengah 9 malam, namun jam operasional bisa tiba-tiba berubah.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar 18.50 TL atau sekitar Rp 83 ribu untuk dapat menjelajahi menara dan melihat-lihat segala isinya.

Grand Bazaar

Grand BazaarBila ingin puas berbelanja di tempat yang tepat di Turki, ada Grand Bazaar yang merupakan sebuah pasar paling tua dan paling besar nomor 1 di dunia, yang berarti juga di Istanbul. Jika Anda mencoba datang ke kawasan Kapalicarsi, pusat perbelanjaan ini tepatnya ada di Distrik Fatih. Dibangun di tahun 1455 sebentar sesudah kejatuhan Istanbul di tangan kuasa Ottoman Turki, Grand Bazaar ini justru makin maju dan luas saja. Terdapat sekitar 4.400 gerai lebih di pasar ini dan ada 61 jalan yang tercakup oleh Grand Bazaar.

  • Grand Bazaar buka setiap hari Minggu dari jam setengah 9 pagi sampai 7 malam.
  • Pengunjung tidak akan perlu mengeluarkan biaya apapun untuk bisa masuk.

Gunung Nemrut

Gunung NemrutGunung dengan catatan sejarah panjang ini merupakan rupanya dianggap sebagai destinasi wisata yang oke di Turki. Terletak di sisi tenggara Turki yang tidak jauh dari kota Adiyaman ini memiliki ketinggian kurang lebih 2.134 meter. Zaman dulu, 62 tahun SM, sebuah kompleks makam dibangun oleh Raja Antiochus I Theos of Commagene dan di sana terdapat patung-patung dirinya yang berukuran besar, beragam dewa Persia dan Yunani, serta 2 burung elang dan 2 singa mengapit pemakaman di puncak gunung.

Gunung ini sempat melalui proses konstruksi di mana sebagian kepala-kepala patung akhirnya terpisah dari badanya, tersebar begitu saja dan akhirnya bergeletakan di seluruh bagian kompleks gunung yang penuh histori ini. Pemandangan menakjubkan disajikan oleh puncah dari Gunung Nemrut, yakni panorama pegunungan yang sangat cantik. Belum lagi adanya panorama matahari terbenam yang bisa disaksikan dari teras bagian timur yang tampak begitu spektakuler.

Suleymaniye Mosque

Suleymaniye MosqueFavorit wisatawan lainnya yang ada di Turki adalah Suleymaniye Mosque, sebuah masjid yang dikatakan paling besar di peringkat ke-2 ini. Selain Blue Mosque, masjid ini pun mempunyai nilai histori yang begitu besar dibaliknya dan begitu erat dengan masa jaya Turki Utsmani. Dibangun di masa pemerintahan Sultan Sulaiman, masjid ini diketahui adalah salah satu rancangan Mimar Sinan. Berada dekat dari Universitas Istanbul, masjid ini begitu apik arsitekturnya di mana di dalamnya penuh dengan pesona.

  • Suleymaniye Mosque buka setiap hari, namun pengunjung disarankan untuk tidak berkunjung saat jam ibadah.
  • Pengunjung digratiskan biaya masuk ke masjid ini.

Spice Bazaar

Spice BazaarInilah pasar paling besar nomor 2 di ibukota Turki dengan model tertutup. Pembangunan pasar ini adalah di tahun 1660, jadi bisa dibilang pasar ini sudah tua. Pengunjung bisa mencoba berkunjung ke daerah Eminonu yang ada di Distrik Fatih dan tidaklah jauh dari Jembatan Galata. Pasar ini juga kerap disebut juga sebagai Egyptian Bazaar sebab ada sejumlah komoditi barang khusus didatangkan dari Mesir yang diperjualbelikan di tempat ini.

  • Spice Bazaar buka setiap hari dan melayani pengunjung dari jam 8 pagi sampai setengah 8 malam pada musim panas, sementara di musim dingin pasar ini buka dari jam 8 pagi hingga 7 malam.
  • Pengunjung tidak akan dikenakan biaya untuk masuk ke Spice Bazaar.

Ortakoy Mosque

Ortakoy MosqueSatu lagi masjid yang begitu wajib untuk didatangi, yakni Ortakoy Mosque yang dikenal sebagai sebuah masjid tua namun bergaya mewah. Pembangunan masjid ini sendiri sudah dari zaman pemerintahan Sultan Abdul Majid. Jika ingin berkunjung, untuk menjangkau lokasi ini pun tidak sulit karena tidaklah jauh dari Bosphorus Bridge di mana Istanbul bagian Asia dan Istanbul bagian Eropa dihubungkan oleh jembatan ini. Suasana yang menyenangkan dapat sangat dirasakan oleh setiap pengunjung ketika berada di kawasan ini.

  • Seperti masjid pada umumnya, Ortakoy Mosque buka dari jam 9 pagi hingga 6 petang.
  • Masjid akan ditutup bagi pengunjung ketika acara sembahyang berlangsung.
  • Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk bisa masuk, namun sumbangan sangat diterima.

Bosphorus Bridge

Bosphorus BridgeJembatan satu ini juga bisa dijadikan spot wisata bagi Anda yang tertarik dengan wisata jembatan. Tidak kalah indah dari Jembatan Galata, Jembatan Bosphorus yang menjadi penghubung antara Istanbul di Asia dan Istanbul di Eropa ini juga sangat menawan hati.

Mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahui bahwa Bosphorus ini adalah salah satu jembatan paling indah yang ada di dunia. Menjadi saksi bisu kesuksesan pemerintahan Erdogan di Turki sedari tahun 2002, jembatan ini betul-betul wajib disambangi oleh para wisatawan tanah air yang ingin menghabiskan waktu di Turki.

 

Jalan Istiqlal

Jalan IstiqlalBerjalan-jalan tentu belumlah lengkap kalau tidak berbelanja, maka dari itu, Jalan Istiklal adalah destinasi yang tepat bagi keluarga yang liburan di Turki. Jalan ini memang diketahui menjadi jalan yang diperuntukkan bagi para pejalan kaki, namun tidak hanya sebatas itu, ada banyak area perbelanjaan yang populer di sini. Terbentang di Distrik Beyoglu yang bersejarah, jalan ini memiliki panjang 1,4 kilometer dan berujung pada Taksim Square atau spot jantung pusat ibukota baru. Wisatawan asal mana saja selalu memadati tempat wisata ini, bahkan banyak juga warga lokal yang menghabiskan waktunya berjalan-jalan dan berbelanja di sini.

Jalan Istiklal yang menyuguhkan suasana ala Eropa ini adalah tempat yang pas bagi wisatawan untuk menemukan sejumlah bangunan klasik yang elegan, seperti gaya arsitektur nasional Turki, Art Deco, Art Noveau, Beaux-Arts, neo gothic, neo klasik dan renaissance. Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa lokasi ini begitu penuh terutama di akhir pekan; bahkan per harinya bisa-bisa ada hampir 3 juta pengunjung yang datang. Galeri seni, toko musik, teater, bioskop, klub malam, toko buku, pub, rumah makan, toko coklat, kafe, toko retail, butik dan toko roti bisa ditemukan semuanya di jalan ini.

Benteng Rumeli Hisari

Benteng Rumeli HisariPenasaran dengan sejarah Turki? Salah satu saksi dari masa kejayaan Turki Usmani di masa lalu adalah Benteng Rumeli Hisari ini. Pada zaman dulu, benteng ini didirikan dengan tujuan agar keamanan wilayah bisa terjaga dengan baik. Pembangunan benteng ini diinisiasikan oleh Sultan Mehmed II dan kekokohan benteng ini menjadi daya tarik para wisatawan seluruh negara sehingga menjadi salah satu yang terfavorit.

  • Benteng Rumeli Hisari buka dari hari Kamis hingga Selasa jam 9 pagi sampai siang hari, dan kemudian dilanjutkan menerima pengunjung dari jam setengah 1 siang sampai setengah 5 sore.
  • Pengunjung dikenakan biaya masuk 10 TL atau sekitar Rp 45 ribu.

Sokollu Mehmet Pasha Mosque

Sokollu Mehmet Pasha MosqueDi Turki terdapat begitu banyak bangunan masjid yang bisa dikunjungi bagi para wisatawan yang hendak sholat atau bahkan hanya ingin bersantai. Masjid ini agak kurang populer apabila dibandingkan dengan masjid lainnya yang telah disebutkan sebelumnya di atas, namun bukan berarti masjid ini menjadi kurang menarik. Saat melihat bagian arsitektur bangunannya, maka Anda akan tersadar bahwa ada sisi eksotis yang dipancarkan oleh masjid ini.

Ada nilai histori pada masjid ini sehingga menjadikannya bukan sembarang masjid. Karena berada tidak jauh dari Blue Mosque, setelah mampir ke Masjid Biru tersebut Anda bisa mencoba berkunjung ke Sokollu Mehmet Pasha Mosque sekalian. Lihatlah secara jeli setiap sisi dari gedungnya. Masjid ini pun diketahui dirancang oleh Mimar Sinan yang merupakan seorang arsitek terkemuka di Turki di zamannya.

  • Sokollu Mehmet Pasha Mosque buka dari sejak matahari terbit hingga matahari terbenam, namun masjid akan ditutup bagi pengunjung pada waktu sembahyang berlangsung.
  • Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk sama sekali.
  • Pengunjung tidak diperbolehkan memotret di dalam, apalagi mengabadikan orang-orang yang sedang melaksanakan ibadah. Hanya setengah jam saja yang diberikan untuk melakukan kunjungan.

Kastil Bodrum

Kastil BodrumWisata bangunan lainnya yang asyik dan harus masuk juga ke dalam daftar destinasi liburan Anda adalah Bodrum Castle yang pembangunannya dilakukan di tahun 1402 dan dulunya dikenal sebagai Petronium. Berkunjung ke tempat ini akan membuat Anda terkejut karena meski merupakan bangunan tua, kastil ini masih dalam kondisi yang baik dan terawat. Terdapat Museum of Underwater Archaeology yang juga bisa didatangi bila tertarik akan benda-benda sejarah karena di sinilah beragam koleksi dengan harga jutaan dolar dipertunjukkan.

Segala yang dipamerkan di dalam museum adalah karya-karya seni berharga yang berasal dari kapal karam di lautan Aegean. Selain itu, pengunjung pun akan dipuaskan dengan peradaban pada masa lampau melalui koleksi original marinir yang menarik. Tidak heran bila kastil ini adalah bangunan tua yang menarik banyak wisatawan sebab kastil dengan bangunan dari tumpukan batu ini termasuk di dalam 7 keajaiban dunia kuno.

  • Bodrum Museum of Underwater Archaeology beserta Bodrum Castle hanya buka dari hari Selasa hingga Minggu karena setiap Senin libur. Jam operasionalnya adalah dari jam 8 pagi hingga setengah 7 malam.
  • Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 25 TL atau sekitar Rp 112 ribu yang sudah termasuk tiket masuk untuk Ulurubun Shipwreck Hall dan Carian Princess Hall.

Demikianlah serangkaian tempat wisata di Turki yang begitu menakjubkan untuk dikunjungi. Untuk liburan lebih hemat dan penuh kenyamanan, silakan menggunakan transportasi bus selama berada di Turki. Cemilan gratis dan akses WiFi gratis adalah fasilitas bus yang bisa didapatkan setiap penumpang. Jadi, selamat berlibur dan cuci mata sepuasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *